Kamis, 28 Februari 2019 22:17 WITA

FISIP Unismuh Kerjasama Bawaslu Sulsel Dorong Pemilu Partisipatif

Penulis: Andi Asoka Ulfa
Editor: Adil Patawai Anar
FISIP Unismuh Kerjasama Bawaslu Sulsel Dorong Pemilu Partisipatif

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mendapat kepercayaan bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan dalam mendorong pengawasan Pemilu Partisipatif. 

Komitmen kerjasama itu di tuangkan dalam penandatangan kerjasama antara FISIP Unismuh dan Bawaslu Sulsel, di Hotel Horison Ultima Makassar, Kamis (28/2/2019).

Perjanjian kerjasama tersebut mencakup dukungan kegiatan pengawasan pemilu dan peningkatan kualitas demokrasi elektoral. 

Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi mengatakan, Bawaslu Sulsel sudah melakukan penandatanganan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. 

Menurutnya, kampus memiliki kebebasan akademik sehingga bisa menjadi ruang diskursus demokrasi yang lebih elegan. 

Loading...

"Kami percaya dengan sumberdaya yang ada FISIP Unismuh turut berperan dalam mengawal Pemilu 2019 menjadi lebih berkualitas," ujarnya.

Sementara Dekan FISIP Unismuh, Ihyani Malik menyambut baik kepercayaan Bawaslu Sulsel, yang menjadikan FISIP Unismuh sebagai salah satu mitra pengawasan pemilu partisipatif.

"Kami percaya kerjasama ini bisa langsung ditindaklanjuti. Kami memang bertekad untuk terus terlibat dalam aktivitas demokrasi elektoral, untuk memajukan demokrasi. Sumberdaya yang kami miliki cukup berperan dalam mendinamisasi setiap perhelatan demokrasi. Kami percaya, kedepan kerjasama ini akan saling menguatkan kedua institusi," katanya.

Kegiatan ini di rangkaikan dengan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, turut juga di hadiri oleh para stakeholders kepemiluan. Seperti Saiful Jihad (Komisioner Bawaslu Sulsel), Andi Yudha Yunus (LSKP), Herman (Kopel Indonesia) Iqbal Arsyad (LAPAR), Andi Luhur Prianto (FISIP Unismuh) beserta beberapa perwakilan NGO, Ormas dan OKP serta para lembaga pemantau yang terakreditasi. 

Loading...
Loading...