Jumat, 08 Februari 2019 09:43 WITA

Mahasiswa KKN UMI Gelar Penyuluhan Bahaya DBD ke Warga Pangkep

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mahasiswa KKN UMI Gelar Penyuluhan Bahaya DBD ke Warga Pangkep

RAKYATKU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan 62 melakukan penyuluhan kesehatan kepada warga di Desa Pitue, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.

Penyuluhan kesehatan yang digelar pada Kamis (7/02/2018) kemarin ini, fokus pada pentingnya keberadaan Jamban sehat dan bahaya DPD yang sedang mewabah saat puncak musim hujan.

Kordinator Desa KKN UMI, Wiryonata kusuma mengatakan, penyuluhan kesehatan ini terlaksana setelah melakukan observasi. Dusun Sabange dinilai cukup rawan munculnya penyakit, apalagi saat ini memasuki puncak musim hujan. 
 
"Kita melihat daerah ini dikelilingi tambak serta perairan dan kurangnya jamban keluarga, tentu rawan adanya gangguan kesehatan, utamanya DBD yang saat ini mewabah, sehingga kita pikir ini penting dilakukan penyuluhan agar masyarakat dapat melakukan antisipasi pencegaan", Kata, Wiryanto.

Sementara itu, Kepala Desa Pitue, Andi Aminuddin mengapresiasi kegiatan ini. Untuk itu, pihaknya berencana melakukan pengadaan jamban sehat bagi warganya. 

"kita akan mengadakan jamban keluarga disetiap rumah, kami akan menyediakan kloset, pipa, semen, dan gorong-gorong. Kita ingin melihat masyarakat semua hidup sehat". tutur Aminuddin, dalam keterangan tertulis yang diterima.

Loading...

Mahasiswa KKN UMI Gelar Penyuluhan Bahaya DBD ke Warga Pangkep

Penyuluhan ini bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Ma'rang. Dimana kepala Puskesmas, Sudirman hadir langsung memberikan penyuluhan.  

Selain itu, dalam kegitan ini pula dibagikan bubuk abate untuk memberantas jentik nyamuk Aedes Aegypti merupakan pembawa virus DBD. Masyarakat turut diimbau untuk melakukan 3M, yakni menutup, menguras, dan menimbun barang-barang bekas penampung air. Sehingga berbagai jenis nyamuk tidak dapat berkembang biak. 

Diketahui, Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang mewabah di Kabupaten Pangkep. Tercatat, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan setempat, hingga akhir Januari 2019, tercatat data suspect DBD sudah mencapai 195 orang, positif DBD 157 orang dan kematian akibat DBD tiga orang.
 

Loading...
Loading...