Senin, 04 Februari 2019 11:52 WITA

Turun ke Desa, Farmasi UMI Yakinkan Masyarakat Soal Obat Tradisional

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Andi Chaerul Fadli
Turun ke Desa, Farmasi UMI Yakinkan Masyarakat Soal Obat Tradisional

RAKYATKU.COM, TAKALAR - Tim Dosen Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia, Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat dan Dakwah (PkMD) di Desa Sanrobone, Senin (4/2/2019). 

Kepala Laboratorium Bahan Alam Farmakognosi-Fitokimia Fakultas Farmasi UMI, Ahmad Najib mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program penunjang pada Desa Binaan UMI.

"Kedatangan kami ini untuk berbagi pengetahuan, dan lebih meyakinkan masyarakat bahwa obat-obat tradisional yang digunakan selama ini benar bisa dijadikan obat tradisional. Ini dibuktikan dengan penelitian-penelitian ilmiah yang telah kami dapatkan di kampus," jelas dia.

Ahmad juga menambahkan, ini merupakan kali kedua melaksanakan penyuluhan di Sanrobone, Takalar. Ia bersyukur karena selalu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

"Allhamdulillah kami selalu disambut hangat masyarakat ditempat ini,  kami berharap kedatangan kami dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Serta ilmu dan pengetahuan yang kami bagikan dapat diterapkan oleh masyarakat," ungkapnya.

Turun ke Desa, Farmasi UMI Yakinkan Masyarakat Soal Obat Tradisional

Loading...

Sementara itu, Camat Sandrobone, Sitti Asnah berharap Tim Dosen Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia,  Farmasi UMI terus melaksanakan pengabdian masyarakat di daerahnya. 

"Alhamdulillah terimakasih banyak telah memiliki daerah kami sebagai tempat pengabdian,  kami berharap kegiatan ini terus berlanjut kedepannya, " harapnya.  

Dari pantauan Rakyatku.com,  Tim Dosen yang ikut serta dalam kegiatan ini diantara:  Ketua Laboratorium,  Ahmad Najib,  Faradiba,  Virsa Handayani, Risda Waris,  Andi Amalia Dahlia, dan  Reski Amriati Syarif.

Dalam kunjungannya, Tim Dosen Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia, Fakultas Farmasi UMI memberikan buku panduan materi, bibit tanaman obat, serta Simplisia kepada peserta penyuluhan.

Loading...
Loading...