Kamis, 27 Desember 2018 09:13 WITA

Rektor UIT: 6 Bulan Saya Selesaikan Akreditasi 18 Prodi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Nur Hidayat Said
Rektor UIT: 6 Bulan Saya Selesaikan Akreditasi 18 Prodi
Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Dr Andi Maryam.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, Dr Andi Maryam, berhasil membuat UIT Makassar terlepas dari bayang-bayang pencabutan izin perguruan tinggi setelah mendapatkan sanksi berat selama enam bulan.

Hal itu setelah Dr Maryam berhasil meyakinkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk mencabut sanksi administrasi berat yang dijatuhkan sebelumnya.

Meskipun Dr Andi Maryam belum dilantik sebagai rektor, ia mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada di UIT. Terutama pelanggaran-pelanggaran yang harus diperbaiki selama enam bulan sanksi. 

Setelah mendapatkan surat keputusan (SK) pencabutan sanksi, Dr Andi Maryam berkomitmen untuk memperbaiki dan mengembalikan kejayaan UIT Makassar. Komitmen itu ia ucapkan di depan Kepala LLDikti wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin. 

"Saya komitmen untuk memperbaiki UIT Makassar," ujar Dr Andi Maryam. Ia juga berkomitmen untuk bersama-sama dengan LLDIKTI Wilayah IX membuat UIT Makassar bisa mengejar ketertinggalan dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang lain. 

Dr Andi Maryam siap melaksanakan saran dari Prof Jasruddin untuk membuat UIT cepat berbenah. Ia akan menyeleksi pejabat-pejabat  di UIT yang mau komitmen membuat UIT bisa berlari kencang mengejar ketertinggalan. 

Salah satu paling utama yang akan dilakukan oleh Dr Andi Maryam yaitu dengan secepatnya mengembalikan akreditasi 18 prodi yang menjadi permasalahan selama ini. 

Apalagi, kampus harus mengembalikan kepercayaan masyarakat pasca diberikan sanksi. Caranya, kampus harus segera terakditasi dan 18 prodi itu harus secepatnya mendapatkan akreditasi. 

Loading...

"Komitmen saya yaitu dalam jangka enam bulan saya akan selesaikan akreditasi 18 prodi itu untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Saya akan bersama dengan teman-teman dan juga LLDIKTI untuk mewujudkan itu," tutur Dr Andi Maryam.

Tidak main-main, menurut Dr Andi Maryam, pihaknya menargetkan akreditasi minimal B untuk semua prodi dan institusi.

"Borang akreditasi sudah kita selesaikan dari kemarin, tapi saya mau ada pendampingan dari LLDIKTI apakah borang yang kita buat itu sudah memenuhi atau sesuai standar untuk mendapatkan nilai apa diakreditasi," tuturnya. 

Karena lanjutnya, pihaknya tetap berpedoman pada pakta integritas yang menyatakan apabila ke depan ada satu prodi yang pada saat pemberian akreditasi tidak lolos, maka prodi tersebut akan dicabut. 

"Makanya kita ini harus betul-betul serius selama beberapa bulan ke depan, enam bulan saya akan selesaikan akreditasi 18 prodi ini," tuturnya.

Selain percepatan akreditasi, menurut Dr Andi Maryam, pihaknya juga akan mulai penerapan sistem akademik berbasis online pada 2019 nanti. 

"Kami juga akan melakukan terobosan seperti penerbitan koran kampus, pusat kajian, dan jurnal online di 11 fakultas. Selain itu, juga akan membentuk komite disiplin," katanya.

Loading...
Loading...