Minggu, 16 Desember 2018 14:01 WITA

Cetak 2.256 Sarjana, Rektor UMI: Lulusan Harus Kreatif dan Komunikatif

Penulis: Nur Izzati
Editor: Abu Asyraf
Cetak 2.256 Sarjana, Rektor UMI: Lulusan Harus Kreatif dan Komunikatif
Suasana wisuda mahasiswa UMI di Four Points by Sheraton, Minggu (16/12/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali melaksanakan takhrij thalabat wisuda diploma, sarjana, profesi, magister dan doktor, di Hotel Four Point Makassar, Minggu (16/12/2018).

Prosesi wisuda ini diikuti 1.036 orang. Jumlah itu terdiri atas program diploma 63 orang, program S1 947 orang dan progran profesi sebanyak 78 orang.

Dalam sambutannya, Rektor UMI Makassar, Prof Basri Modding membeberkan tantangan yang dihadapi di era Revolusi Industri 4.0. Seluruh pihak dihadapkan dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.

"Era ini sangat kompetitif, sehingga membutuhkan manusia-manusia yang resposive dan mampu mengantisipasi perubahan dengan baik. Karena, jika tertinggal, kita akan tergerus dan menjadi ancaman masa depan," terangnya.

Ia menambahkan, globalisasi meniscayakan persaingan ketat di wilayah profesi keilmuan, pun bagi setiap sarjana lulusan lembaga pendidikan tinggi. Karena itu, kata Prof Basri, lulusan perguruan tinggi harus mampu bersaing, baik dari sisi keilmuan maupun keahlian untuk berkarya di wilayah profesi masing-masing.

"Insya Allah, UMI dengan program pendidikan karakter unggul, bisa melahirkan lulusan yang memiliki karakter moral dan juga karakter kinerja, dengan membekali empat kompetensi, yakni kritis, kreatif, komunikatif, dan kerja sama," ungkapnya.

Cetak 2.256 Sarjana, Rektor UMI: Lulusan Harus Kreatif dan Komunikatif

Ia pun mengimbau, prosesi wisuda ini bukanlah muara akhir dari sebuah perjalanan, karena seluruh alumni diharapkan bisa mengaplikasikan keahliannya dan terus belajar, agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara profesional.

"Kami berharap kalian tidak cepat puas atas ilmu dan pengetahuan yang telah dimiliki. Tingkatkan terus penguasaan ilmu dan pengetahuan, jadilah pembelajar seumur hidup," harapnya.

Ketua Yayasan Wakaf UMI, Mokhtar Noer Jaya menuturkan, UMI merupakan lembaga pendidikan dan juga lembaga dakwah. Untuk itu, kata dia, para alumninya tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual keilmuan saja.

"Diharapkan seluruh alumni dapat menghadapi era globalisasj yang sarat dengan tantangan, tanpa harus melupakan kewajiban dan amanah yang diembannya sebagai hamba Allah subhanahu wata'ala," tuturnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (15/12/2018), UMI telah mewisuda sebanyak 1.153 dengan rincian, program diploma tiga sebanyak 47 orang, program S1 392 orang, program profesi 240 orang, program S2 439 orang dan program S3 35 orang. Sehingga total wisudawan untuk tahun kedua ini berjumlah 2.256.

Loading...