Sabtu, 15 Desember 2018 09:18 WITA

Luar Biasa: Bocah 12 Tahun ini Dirikan Sekolah Gratis

Editor: Suriawati
Luar Biasa: Bocah 12 Tahun ini Dirikan Sekolah Gratis
Leonardo Nicanor Quinteros

RAKYATKU.COM - Di usia 12 tahun, anak-anak pada umumnya masih menghabiskan waktu untuk bersekolah. Tapi seorang bocah laki-laki di Argentina sudah mendirikan sekolah.

Leonardo Nicanor Quinteros mengakui bahwa dia suka belajar. Namun dia juga ingin mentransfer kecintaannya pada pendidikan kepada teman-temannya.

Setelah melihat anak-anak lain menghabiskan terlalu banyak waktu bermain di jalanan dan benar-benar mengabaikan pelajaran mereka, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu.

Tahun lalu, dia memberi tahu neneknya, Ramona, bahwa dia ingin membuka sekolah. Dia meminta sang nenek untuk membantunya membangun sekolah di samping rumahnya, di kota Las Piedritas.

Yang menarik, dia tidak memungut biaya apa pun dari siswanya. Saat ini Nico sudah memiliki hampir 40 siswa muda.

Anak berusia 12 tahun itu bertindak sebagai guru dan kepala sekolah. Dia mengatakan bahwa dia bangga bahwa inisiatifnya telah membuat perbedaan besar bagi banyak anak yang hadir di sana.

Sekolah Nico terbuat dari batu bata dan cukup kecil dibandingkan dengan sekolah biasa, tapi dengan bantuan tetangga dan organisasi yang terkesan dengan pekerjaan Nico, itu menjadi semakin baik setiap hari.

Loading...

Sekolah itu memiliki bangku untuk semua siswa, loker, perpustakaan kecil, papan tulis dan bahkan bel yang digunakan untuk pengingat istirahat.

Mereka bahkan berhasil mengimprovisasi sound system yang memainkan lagu kebangsaan Argentina di awal kelas, seperti di sekolah biasa.

Tapi apa yang paling mengesankan tentang sekolah Leonardo Nicanor Quinteros adalah kualitas pendidikan dan dedikasinya untuk membantu orang lain.

Dia sendiri masih bersekolah di sekolah biasa. Sepulang sekolah dia menganyuh sepedanya untuk mengajar di sekolah binaannya.

Dia mengajar berbagai mata pelajaran yang berbeda, seperti matematika dan tata bahasa. Kadang-kadang, ketika murid-muridnya tidak dapat menghadiri sekolah sesuai jadwal, dia membuka kelas di malam hari, untuk memastikan mereka tidak ketinggalan di pelajaran.

Loading...
Loading...