Rabu, 12 Desember 2018 22:34 WITA

STAI DDI Jeneponto Cetak 185 Sarjana Baru

Penulis: Zul Lallo
Editor: Abu Asyraf
STAI DDI Jeneponto Cetak 185 Sarjana Baru
Ketua STAI DDI Jeneponto Drs H Haruna Rasyid, MPd

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Jeneponto kembali cetak 263 sarjana. 

Rapat senat luar biasa tahun akademik 2017/2018 dibuka Ketua STAI DDI Jeneponto Drs H Haruna Rasyid, MPd di Gedung Sipitangarri Bontosunggu, Rabu (12/12/2018).

Wisuda sarjana STAI DDI Jeneponto XXIII dihadiri staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Elly Isriani Arief, Wakil Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku dan Papua, Prof Dr H Sabaruddin Garancang MA, pengurus besar DDI, beberapa pimpinan SKPD, segenap civitas akademika DDI Jeneponto, serta para orang tua wisudawan.

Dari 185 sarjana baru, 137 di antaranya jurusan tarbiyah atau pendidikan agama Islam (PAI) dan 48 orang lainnya adalah jurusan muamalah atau hukum ekonomi Islam.

Ketua STAI DDI Jeneponto, H Haruna Rasyid mengatakan, tahun 2018 ini berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI, predikat atau titel lulusan untuk lulusan prodi tarbiyah yang selama ini disebut sarjana pendidikan Islam disingkat SPdi berubah menjadi sarjana pendidikan atau SPd. 

"Sedangkan lulusan prodi muamalah yang tadinya disebut sarjana hukum Islam mulai tahun berubah menjadi sarjana hukum atau SH," jelas Haruna.

Haruna juga mengungkapkan dalam tahun akademik tahun 2019 sementara dalam rintisan untuk pembukaan jurusan baru yang telah dikonsultasikan ke Dirjen Islam Kementerian Agama RI dan telah diberikan sinyal pembukaan dua jurusan baru yaitu jurusan manajemen pendidikan Islam dan jurusan pendidikan kanak-kanak atau raudhatul atfal.

"Proposal telah disiapkan dan akan diajukan kepada koordinator Kopertais Wilayah VIII untuk memperoleh rekomendasi pembukaan jurusan baru sebagai salah satu persyaratan pokok," kata Haruna Rasyid.

Bupati Jeneponto yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Elly Isriani Arief mengatakan, untuk membangun Jeneponto Gammara dibutuhkan SDM andal. 
"Untuk itu partisipasi seluruh warga termasuk sivitas akademika STAI DDI Jeneponto sangat dibutuhkan," jelasnya.

Dikatakan, salah satu alternatif pemecahan masalah yang diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan tersebut melalui pengembangan pendidikan yang berdasarkan pada nilai-nilai luhur ajaran Islam.

Elly Isriani menambahkan kegiatan wisuda yang dilaksanakan ini merupakan salah satu hasil dari program pendidikan jangka panjang dalam menghasilkan SDM yang cerdas dan berakhlak mulia. Karena hanya dengan pendidikanlah, nasib dan masa depan dapat diubah menjadi lebih baik.

Wakil Kopertais Wilayah VIII Sabaruddin Garancang dalam sambutannya mengatakan wisuda adalah sebuah prestasi yang harus dikejar, seperti yang dilaksanakan wisuda STAI DDI Jeneponto. "Yang harus dikejar itu kualitas dan kuantitas," katanya.

Sabaruddin berharap kepada para wisudawan dan wisudawati untuk mempertahankan prestasi yang diraih. Hal ini bertujuan dalam menerapkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat.

Berita Terkait