Sabtu, 01 Desember 2018 17:11 WITA

Universitas Terbuka Majene Gelar Bimbingan TAPM BTR 1

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Universitas Terbuka Majene Gelar Bimbingan TAPM BTR 1
Universitas Terbuka (UT) Majene menggelar bimbingan Tugas Akhir Program Magister (TAPM) Residensial Pertama (BTR1) program pascasarjana program studi Magister Manajemen (MM) tahun akademik 2018/2019, Sabtu (1/12/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Universitas Terbuka (UT) Majene menggelar bimbingan Tugas Akhir Program Magister (TAPM) Residensial Pertama (BTR1) program pascasarjana program studi Magister Manajemen (MM) tahun akademik 2018/2019, Sabtu (1/12/2018).

Kegiatan BTR 1 ini melibatkan 23 mahasiswa, tiga pembahas ahli yaitu Dr Amir Tengku Ramly, Dr Achmad Fauzi dan Prof Dr Ir H Musa Hubeis, MS Dipl Ing DEA. Empat pembimbing 1 yaitu, Dr Asdar Djemerang SE MM, Dr Muhtar Sapiri SE MM M Kes, Dr Madris SE DSA MA, dan Dr Hamka Hakim MSi. Kegiatan ini dibuka resmi Direktur UT Majene Drs Arifin Tahir SPd MPd.

Direktur UT Majene Arifin Tahir mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk membantu mahasiswa dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas sebelum berlanjut pada tahap selanjutnya. Sehingga proses pembimbingan berjalan lancar dan efektif berbagai bentuk bimbingan ini dimaksudkan untuk membantu kelancaran proses penelitian dan kualitas TAPM mahasiswa.

"Saya harap semua mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Ikuti arahan pembimbing satu dan pembahas ahli agar apa yang kalian sudah kerjakan hasilnya bisa lebih memuaskan. Jangan takut dikritik dan jangan takut bertanya," ujarnya.

Arifin menambahkan, mahasiswa akan melewati beberapa tahap sampai mahasiswa tersebut dinyatakan lulus dalam studinya. Pertama, Bimbingan Tesis Residential Satu (BTR 1) sebagaimana sedang berjalan saat ini. 

Kedua, BTR 2 dimana dalam kegiatan ini mahasiswa akan memaparkan hasil penelitiannya sebelum masuk dalam tahap akhir yaitu, ujian sidang TAPM untuk mempertahankan hasil penelitian yang telah dilakukan.

"Selama ini sudah beberapa kali dibuat bimbingan dan beberapa angkatan sudah banyak yang berhasil selesai dengan baik dan tepat waktu. Tidak ada yang dinyatakan harus mengulang berkat mengikuti dengan baik arahan dari pembimbing satu dan pembahas ahli," tuturnya.

Manager BBLBA Safriansyah menjelaskan, Tugas Akhir Program Magister (TAPM) adalah sebuah karya ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian terapan tentang pemecahan permasalahan (problem solving) pada bidang kajian tertentu, atau kajian problematika pada suatu institusi secara empirik berdasarkan teori yang relevan, atau kajian sistem atau suatu model dalam berbagai bidang kajian keilmuan, atau pengembangan rancangan model.   

"Semoga mahasiswa mengikuti dengan baik kegiatan ini agar apa yang sudah dihasilkan bisa disempurnakan kembali. Apa yang telah dibuat sebelumnya ini sudah bagus tetapi untuk menjaga tulisan mahasiswa agar lebih berkualitas, makanya kita undang pembahas ahli dan pembimbing satu untuk membantu mahasiswa menghasilkan karya tulis yang lebih baik lagi," pungkasnya. 

Seperti diketahui UT adalah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan dengan menggunakan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Dalam sistem ini, kemandirian dan daya juang mahasiswa untuk belajar merupakan faktor utama dalam menentukan keberhasilan mahasiswa. 

Menjelang akhir masa studi mahasiswa harus melakukan penelitian dan menyusun Tugas Akhir Program Magister (TAPM), setara tesis, berisi laporan ilmiah proses dan hasil penelitian.