Rabu, 28 November 2018 14:22 WITA

Dubes Jerman: Politeknik ATIM adalah Contoh Kampus yang Baik

Penulis: Nur Izzati
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Dubes Jerman: Politeknik ATIM adalah Contoh Kampus yang Baik

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Direktur Politeknik ATI Makassar, Amrin Rapi menyambut hangat kedatangan Wakil Dubes Jerman, Hendrik Barkeling serta rombongan, saat mengunjungi kampus Politeknik ATI Makassar, Selasa, (27/11/2018).

Salah satu tujuan kunjungan itu yakni melihat langsung proses pembelajaran di Politeknik ATI Makassar, yang terkait dengan kerjasama internasional, antara pihak kampus dan Pemerintah Jerman dalam program Sustainable Economic Development Through Technical and Vocational Education and Training (SED-TVET).

Amrin mengungkapkan, dalam kesempatan ini pihaknya membahas model pendidikan tinggi lokasi keahlian dan kompetensi bidang Teknologi Manufaktur yang dilaksanakan oleh Politeknik ATI Makassar. 

"Selanjutnya, kita perlihat fasilitas workshop, lab dan ruang perkuliahan yang tersusun secara terintegrasi (60% praktek + 40% teori keilmuan terapan) serta aktivitas pembelajaran teaching factory dengan penjadwalan fullblock yang menghasilkan tugas akhir berbentuk produk Proyek Inovasi," kata Amrin.

Menurut Amrin, setiap lulusan mendapatkan ijazah dan sertifikat kompetensi dari BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Poltek ATIM.

"Kita upayakan mereka terserap kerja di sektor industri sebelum wisuda melalui Unit Career Development Centre (CDC)," tambahnya.

Dubes Jerman: Politeknik ATIM adalah Contoh Kampus yang Baik

Sementara itu, Hendrik Barkeling mengungkapkan rasa senangnya bisa berkunjung ke Politeknik ATI Makassar dan berharap kerjasama yang dibangun bisa berlanjut dalam meningkatkan kualitas kampus. 

"Saya sangat senang berkunjung hari ini, karena saya melihat kampus ini merupakan contoh yang baik dari apa yang dapat dicapai oleh kampus-kampus Politeknik yang memiliki tim hebat dan ditambah lagi dukungan dari Pemerintah Indonesia, Industri dan juga dari negara kami dalam program pengembangan kerjasama," kata Hendrik.

Ia berharap, kerjasama ini bisa meningkatkan akreditasi kampus, meningkatkan jumlah mahasiswa, dan menambah manfaat bagi industri. 

"Tantangan-tantangan yang baru dapat menjadikan kampus lebih baik, komitmen pimpinan, dosen, dan mahasiswa yang membuat saya yakin pertumbuhan ini akan berlanjut," lanjut Hendrik Barkeling.

Seperti diketahui, kerjasama Pemerintah Jerman dengan Politeknik ATI Makassar meliputi peningkatan kualitas SDM, peningkatan kemampuan pengelolaan institusi pendidikan, serta bantuan peralatan penunjang pendidikan utamanya pelaksanaan praktikum.