Sabtu, 17 November 2018 20:26 WITA

Rektor UT: Masih Kuliah Konvensional, PT Siap-Siap Ditinggalkan

Editor: Abu Asyraf
Rektor UT: Masih Kuliah Konvensional, PT Siap-Siap Ditinggalkan
Rektor Universitas Terbuka Prof Drs Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D berbincang dengan Kepala Biro SDM Polda Sulbar, Kombes Pol Dien Irhastini, Sabtu (17/11/2018).

RAKYATKU.COM,MAJENE - Rektor Universitas Terbuka Prof Drs Ojat Darojat, M.Bus menegaskan, Universitas Terbuka mampu menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang saat ini sudah di depan mata. 

Hal itu terbukti dari banyaknya univeristas negeri populer di Indonesia yang saat ini belajar mengenai konsep pembelajaran jaringan.

"Di mata dunia, Universitas Terbuka sudah mendapat julukan yakni cyber university of Indonesia. Dimana pelaksanaan pendidikan di UT sudah melibatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi karena sudah full online," kata Prof Ojat saat berbicara pada seminar nasional di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (17/11/2018).

"Tetapi di sisi lain kita juga tetap menawarkan program dari universitas lain jika peminatnya sangat tinggi dan kita berikan dengan cara UT," sambungnya dalam seminar bertema 'Tantangan Sistem Pendidikan Indonesia Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0' itu.

Loading...

Menurutnya, perubahan kultur pendidikan di Indonesia sudah mulai bergeser dan mengikuti negara-negara maju. Saat ini, kaum milenial seperti pelajar tamatan SMA dan SMK antusias masuk Universitas Terbuka.

Hal itu terbukti dari jumlah mahasiswa yang terus bertambah. Saat ini UT memiliki 39 program studi yang diikuti 320 ribu mahasiswa yang tersebar di 34 provinsi dan 36 negara.

"Era saat ini sangat penting kita mengubah kultur di setiap perguruan tinggi. Dimana interaksi akademik tidak hanya berlangsung di ruang perkuliahan tetapi kita harus mengintegrasikan kemajuan teknologi dan informasi dalam proses pembelajaran. Jadi kalau saat ini masih banyak perguruan tinggi tatap muka atau konvensional, maka seiring revolusi industri 4.0 ini, itu akan ditinggalkan," pungkasnya.

Loading...
Loading...