Selasa, 13 November 2018 17:05 WITA

Rektor Unibos: Seribu Mahasiswa Melanggar, Seribu Dipecat

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Rektor Unibos: Seribu Mahasiswa Melanggar, Seribu Dipecat
Rektor Unibos, Prof Dr Ir Muhammad Saleh Pallu, M Eng berbincang dengan Direktur Rakyatku.com Subhan Yusuf dan Wakil Direktur, Aswin.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Universitas Bosowa (Unibos) menerapkan aturan ketat. Rektor tak segan-segan memecat mahasiswa yang melanggar.

Disiplin ketat dipilih sebagai salah satu upaya menjadi menjadi perguruan tinggi terkemuka di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Tak hanya mahasiswa, disiplin ketat juga berlaku bagi dosen dan staf akademik.

Bagi mahasiswa, aturan unjuk rasa diperketat. Mereka diberi kebebasan untuk berekspresi dan mengemukakan pendapat dengan demonstrasi. Syaratnya, harus melapor terlebih dahulu ke rektorat.

"Jika ada yang kedapatan hari ini melanggar, besok langsung dipecat. Saya berprinsip hilang satu, tumbuh seribu. Kalau seribu melanggar, seribu juga dipecat," tegas Rektor Unibos, Prof Dr Ir Muhammad Saleh Pallu, M Eng saat menerima Direktur Rakyatku.com Subhan Yusuf di ruang kerjanya, Selasa (13/11/2018).

Mantan dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin itu mengatakan, mahasiswa sudah terbiasa dengan aturan itu. Tidak ada lagi mahasiswa yang berkeliaran saat jam belajar.

"Kami sekarang menggunakan absensi online. Kapan dosen terlambat, sudah tidak bisa lagi buka aplikasi untuk absen. Jadi semua mahasiswa masuk ke dalam ruangan untuk belajar," katanya.

Sejak dipimpin Prof Saleh Pallu, Unibos menunjukkan banyak kemajuan. Perguruan tinggi yang dahulu bernama Universitas 45 ini makin dikenal. 

"Saya berharap kalau orang bicara universitas swasta langsung ingat ada Unibos. Artinya Unibos mempunyai kelebihan, bukan kelebihan demonstrasi, tetapi prestasi akademiknya," tambah Saleh. 

Universitas Bosowa saat ini menjadi perguruan tinggi terbaik keempat di Sulawesi Selatan setelah Universitas Hasanuddin, Universitas Islam Alauddin, dan Universitas Negeri Makassar. 

Prof Saleh Pallu juga sudah beberapa kali mendapat penghargaan. Pada bulan Februari lalu, dia mendapat penghargaan sebagai pemimpin inspiratif dari 7SkyMedia di Bandung. 

Lalu, pada April 2018, ia mendapat penghargaan dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai tokoh yang telah memberi kontribusi dalam mendukung pembangunan dan membantu pertumbuhan Sulawesi Selatan tahun 2008-2018.

Sejumlah kemajuan dan penghargaan itu belum membuat Saleh puas. Dia terus berusaha meningkatkan kualitas mahasiswa. 

"Jangan mengejar kuantitas, tetapi kejarlah kualitas. Saat ini juga kita konsentrasi terhadap ilmu eksakta. Tiap bulan kita panggil tokoh-tokoh nasional untuk berbagi ilmu kepada mahasiswa," katanya.

Tags