Senin, 12 November 2018 11:58 WITA

UIT Makassar Janji Naikkan Gaji Dosen

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
UIT Makassar Janji Naikkan Gaji Dosen
Foto: IST

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ini kabar gembira bagi para dosen yang mengajar di Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Gaji mereka akan dinaikkan jika izin perguruan tinggi UIT tak dicabut. 

Rencana ini lantaran gaji para dosen setempat dibawah UMP. Bahkan, lebih rendah dibandingkan dengan honorer di kantor LL Dikti Wilayah IX Sulawesi. 

Tak cuma itu. Jaminan sosial untuk dosen juga tidak pernah terbayarkan. Tunjangan Hari Raya yang tidak sesuai, hingga sampai keterlambatan gaji berbulan-bulan. 

"Ada gaji tapi selalu terlambat begitu, bisanya 2-3 bulan sampai 22 bulan terlambat dan tidak ada penyampaian, nanti kita sendiri yang konfirmasi sendiri dengan alasan mahasiswa kurang, itu yang menjadi alasan,” kata salah satu mantan dosen Fakultas Hukum UIT Makassar, Zulkifli, Senin (12/11/2018). 

Ketua Yayasan UIT Makassar, Aminuddin tidak membantah kejadian tersebut. Katanya, selama ini memang ada masalah di UIT Makassar sehingga sering terlambat gaji dosen. Sebagai ketua yayasan yang baru, ia akan mengubah hal itu. 

"Insya Allah (kita akan naikkan gaji dosen di UIT Makassar). Kita tentu akan memperhatikan itu dan akan disesuaikan dengan UMP," tegas Aminuddin. 

Namun, Aminuddin akan membicarakan dengan sejumlah pihak yang terkait di UIT Makassar terkait kebijakan menaikkan gaji dosen UIT Makassar hingga standar UMP. 

"Kami akan konsultasi dengan teman-teman di sana, apalagi dengan jumlah dosen yang tidak terlalu banyak lagi, itu sangat meringankan yayasan untuk menaikkan gaji dosen," jelasnya. 

Sebelumnya, Kepala LL Dikti Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin mengatakan, gaji dosen di UIT Makassar sangat tidak manusiawi. Sebab, gaji dosen di UIT Makassar lebih rendah dibandingkan gaji honorer di LL Dikti Wilayah IX Sulawesi.

"Sangat tidak manusiawi menggaji dosen dengan seperti itu, bahkan itu bentuk dari tidak adanya penghargaan yayasan kepada profesi dosen yang merupakan kaum intelektual yang seharusnya dihargai dengan gaji yang lebih tinggi," tegasnya.