Jumat, 09 November 2018 21:41 WITA

UIT Makassar: Jangan Mobilisasi Mahasiswa Pindah Kampus

Penulis: Azwar Basir
Editor: Fathul Khair Akmal
UIT Makassar: Jangan Mobilisasi Mahasiswa Pindah Kampus
Kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar tampak lengang.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sanksi administratif berat Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar diperpanjang selama satu bulan ke depan. Selama satu bulan itu, LLDIKTI tetap memfasilitasi mahasiswa UIT Makassar yang ingin pindah ke kampus lain. 

Pihak kampus pun, tidak akan melarang atau menahan mahasiswanya yang ingin pindah kampus. Saat ini, sudah ada 552 mahasiswa yang terdaftar di LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, yang sudah menyatakan ingin pindah kampus.

"Kami tidak pernah menahan mahasiswa-mahasiswi yang ingin pindah. Cuma yang kami inginkan jangan ada mobilisasi mahasiswa untuk pindah," ujar ketua yayasan UIT, Aminuddin, Jumat (9/11/2018). 

Aminuddin melanjutkan, pihak kampus terbuka untuk mahasiswa yang ingin pindah. Bahkan, kampus mempermudah persyaratan untuk pindah kampus yang sudah ditentukan oleh Kementerian. 

"Jadi jika mereka ingin pindah dengan tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Kementerian, berarti kami telah melakukan pelanggaran lagi. Jadi kami ingin mereka pindah dengan baik-baik dan kami tidak mau ada pelanggaran lagi," jelasnya. 

Sebelumnya, pihak LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi tetap memfasilitasi mahasiswa UIT Makassar yang ingin pindah ke perguruan tinggi yang lain. 

Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin, pihak LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi sedang memverifikasi data-data mahasiswa UIT yang telah mengajukan pindah kampus. Sampai saat ini, sudah ada 552 mahasiswa UIT yang ingin pindah. 

"Berdasarkan data yang kami terima, cukup banyak mahasiswa UIT Makassar yang telah mengajukan pindah. Tim kami sedang bekerja memverifikasi riwayat akademik seluruh mahasiswa tersebut. Kami harap pihak UIT Makassar memegang komitmennya untuk tidak menghalangi Makassar yang ingin pindah kampus," jelasnya.