Jumat, 09 November 2018 13:03 WITA

UIT Makassar Diberi Kesempatan Satu Bulan

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
UIT Makassar Diberi Kesempatan Satu Bulan
Konferensi pers yang digelar LLDIKTI.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sanksi administratif berat yang dijatuhkan Kemenristekdikti kepada Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar selama enam bulan, telah berakhir 8 November 2018 kemarin. 

Kemenristekdikti masih memberikan kesempatan kepada UIT Makassar selama satu bulan, untuk memperbaiki atau membuktikan kepada Kemenristekdikti, bahwa UIT Makassar tidak layak ditutup. 

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin mengatakan, Kemenristekdikti telah mengeluarkan surat perpanjangan sanksi dengan nomor 8822/C5/KL/2018, yang ditandatangani langsung oleh direktur pembinaan kelembagaan perguruan tinggi. 

"Dengan adanya surat ini, berarti sanksi terhadap UIT belum dicabut, namun tetap berlaku dan diperpanjang sampai dengan 8 Desember 2018," jelas Prof Jasruddin. 

Dengan adanya surat dan pernyataan dari LLDIKTI, dapat membantah pertanyaan dari humas UIT Zulkarnain yang menyatakan, sanksi terhadap UIT telah dicabut dan tidak ada lagi sanksi yang diberikan kepada UIT Makassar. Mahasiswa bisa kuliah dengan tenang tanpa dibayang bayangi ancaman penutupan terhadap UIT. 

Jika dalam satu bulan ke depan ditemukan, masih ada pelanggaran yang dilakukan UIT Makassar dan tidak sesuai dengan laporan UIT Makassar kepada Kemenristekdikti, maka UIT Makassar benar-benar akan dicabut. 

"Perpanjangan sanksi untuk UIT selama satu bulan, karena UIT terlambat memasukan laporan tentang pencabutan ijazah 900 mahasiswa. Setelah itu tim Kemenristekdikti turun verifikasi laporan dari UIT tersebut. Jika tidak sesuai dengan laporan dengan temuan di lapangan maka UIT Makassar ditutup," tutupnya.

Tags