Rabu, 07 November 2018 14:21 WITA

900 Alumni UIT Makassar Tidak Terdaftar di Dikti, Ini Solusinya

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mulyadi Abdillah
900 Alumni UIT Makassar Tidak Terdaftar di Dikti, Ini Solusinya
Kepala LL Dikti Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kemenristekdikti melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah IX Sulawesi meminta kepada manajemen Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar agar segera mencabut atau membatalkan ijazah 900 mahasiswa yang diwisuda pada tahun 2018. 

Permintaan ini menyusul UIT Makassar dinilai telah melabrak aturan main atas sanksi pembinaan yang berlangsung selama 6 bulan. Aturan main yang dimaksud adalah tidak melakukan wisuda lantaran masih ada 12 jurusan yang belum terakreditasi. Syarat perguruan tinggi melaksanakan wisuda yaitu seluruh jurusan di perguruan tinggi tersebut wajib terakditasi. 

"Solusi harus ditarik ijazahnya karena jelas dalam aturan bahwa ijazah yang tidak diakui oleh negara harus ditarik ijazahnya. Dan memang UIT telah diminta untuk mencabut ijazah itu," tegas Kepala LL Dikti Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin, pada Rabu (7/11/2018). 

Katanya, setelah UIT mencabut 900 ijazah mahasiswa yang di wisuda tersebut, maka pihak LL Dikti akan menghadap ke Kemenrsitekdikti.

"Sebenarnya itu ijazah harus dicabut dulu, nanti kita akan mencari solusi dengan Kementerian bagaimana nasib selanjutnya itu 900 mahasiswa," paparnya. 

"Aturan kita di Indonesia bahkan aturan secara hukum ketika ada bukti baru yang diperlihatkan maka bisa saja ditinjau kembali. Tapi perintahnya jelas dicabut dulu ijazahnya," tuturnya. 

Terpisah, pihak UIT membantah jika ada 900 mahasiswa yang tidak diakui ijazahnya. Atas dasar itulah, sampai saat ini UIT belum memperbaiki atau mencabut ijazah mahasiswa itu. 

"Tidak benar jika ada 900 ijazah mahasiswa yang harus dicabut karena tidak terdaftar di Dikti," ucap Humas UIT Makassar, Zulkarnain Hamson.