Kamis, 01 November 2018 15:53 WITA

Hari Anak Internasional, 300 Ribu Siswa di Indonesia Serentak Belajar di Luar Kelas

Penulis: Nur Izzati
Editor: Andi Chaerul Fadli
Hari Anak Internasional, 300 Ribu Siswa di Indonesia Serentak Belajar di Luar Kelas

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekitar 300 ribu siswa dari 400 sekolah di Indonesia belajar di luar kelas. Giat ini dilakukan untuk memperingati Hari Belajar di Luar kelas yang merupakan bagian dari Hari Anak Internasional.

Kegiatan bertajuk Outdoor Classroom Day (OCDay) ini digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) secara serentak di beberapa wilayah di Indonesia, Kamis (1/11/2018). 

"Kegiatan ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta sekolah untuk melakukan proses pembelajaran di luar kelas. Agar proses pembelajaran bagi anak menjadi menyenangkan dan tidak membosankan. Juga bisa meningkatkan kemandirian serta kreativitas mereka," ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise dalam keterangan tertulis.

Wanita yang akrab disapa Mama Yo ini menuturkan, OCDay bisa diikuti oleh semua satuan pendidikan. Namun ia mengimbau durasi belajar di luar kelas minimal 2,5 jam di setiap sekolah. 

"Pengetahuan bukan hanya ada di dalam kelas. Pengetahuan bukan hanya ada di buku, tetapi juga ada di luar ruang kelas," jelas Yohana.

OCDay merupakan salah satu bentuk kegiatan yang mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA). Di Indonesia, saat ini telah terdapat 11.097 Sekolah Ramah Anak (SRA) di 236 Kabupaten/Kota di 34 provinsi. 

Ia menjelaskan, metode pembelajaran dalam kegiatan OCDay ini mengusung berbagai tema, di antaranya, climate change (adaptasi perubahan iklim), perilaku hidup bersih dan sehat, sarapan sehat setiap hari, pendidikan karakter, cinta tanah air, serta pelestarian permainan tradisional.