Rabu, 31 Oktober 2018 21:35 WITA

Kaget Basri Wello Mundur sebagai Rektor UIT, Kepala LLDikti Tak Percaya Alasannya

Penulis: Azwar Basir
Editor: Abu Asyraf
Kaget Basri Wello Mundur sebagai Rektor UIT, Kepala LLDikti Tak Percaya Alasannya
Prof Jasruddin

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin tidak menyangka Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Prof Basri Wello mengundurkan diri. 

Prof Jasruddin sangat menyayangkan keputusan Basri Wello tersebut. Dia mengaku menaruh harapan besar, di tangan Basri Wello, UIT kembali bangkit dan memperbaiki segala kesalahannya. 

"Jujur saya juga kaget kenapa bisa dia bisa mundur. Saya tidak menyangka kalau pak rektor UIT itu mundur karena selama ini beliau sangat komitmen memperbaiki UIT," ujar Prof Jasruddin kepada Rakyatku.Com, Rabu (31/10/2018). 

Dia mengaku tidak percaya jika alasan mundurnya Prof Basri Wello sebagai rektor UIT karena alasan beban sebagai guru besar di UNM. Menurutnya ada keterpaksaan mundur karena ada tekanan dari dalam. 

"Andaikan seperti itu alasannya harusnya dari dulu dia mundur. Saya justru khawatir dia terpaksa mundur. Tapi okelah dia bilang tanpa ada paksaaan dari mana-mana. Saya kaget dan saya jujur ketika pak rektor bertahan lalu kemudian pihak manajemen saya yakin UIT punya masa depan yang lebih bagus," jelasnya. 

Menurut Prof Jasruddin, kapasitas Prof Basri Wello sebagai rektor UIT setingkat dengan kapasitas rektor di perguruan tinggi negeri. Kompetensinya tidak diragukan lagi. Apalagi Basri Wello pernah menjabat koordinator Kopertis Wilayah IX.

"Cuman selama ini beliau masih berjuang bagaimana meyakinkan pihak badan penyelenggara bahwa kalau mau perbaiki UIT itu dengan cara mengikuti aturan dan tidak melanggar peraturan. Tetapi okelah beliau sudah mundur dan rektor baru harus bekerja keras perbaiki UIT," tutupnya.