Selasa, 30 Oktober 2018 22:13 WITA

Kalau Izinnya Dicabut, UIT Makassar Ancam Tuntut LLDikti

Penulis: Azwar Basir
Editor: Fathul Khair Akmal
Kalau Izinnya Dicabut, UIT Makassar Ancam Tuntut LLDikti
Foto: Ist

RAKYATKU.COM, MAKASSAR  - Sanksi pembinaan yang diberikan kepada Universitas Indonesia Timur (UIT) tinggal menghitung hari lagi. Izin perguruan tinggi akan dicabut, jika UIT belum memperbaiki beberapa catatan yang diberikan oleh Dikti. Sanksi pembinaan untuk berakhir 8 november 2018.

Selama masa pembinaan, UIT harus memperbaiki beberapa catatan yang dianggap melanggar. Seperti harus segera mengakreditasi beberapa jurusan yang ada di UIT. 

"Karena ada beberapa jurusan di UIT sampai sekarang belum terakditasi," ujar Kepala LLDIKTI Wil. IX, Sulawesi Prof Jasruddin kepada Rakyatku.com, Selasa (30/10/2018).

Selain itu, UIT juga harus melakukan upaya perbaikan, diantaranya melakukan revisi PD Dikti dan membatalkan ijazah yang sudah diterbitkan bagi 992 mahasiswa yang tidak terdaftar di PD Dikti dan  1830 mahasiswa yang tidak memenuhi syarat yang telah diwisuda pada tahun 2015-2016. 

"UIT juga harus menunjukkan komitmen yang baik untuk mulai menyelenggarakan kegiatan akademik yang sesuai dengan seluruh Standar Nasional Pendidikan Tinggi sebagaimana diatur dalam Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 serta menyelesaikan kewajibannya untuk memenuhi hak hak dosen dan tenaga akademik", kata Prof. Jasruddin

Menurut Kepala LLDIKTI Wil. IX, Prof. Jasruddin,  sanksi tersebut dapat ditingkatkan menjadi sanksi pencabutan izin apabila UIT tidak melakukan perbaikan yang diberikan oleh Kemenristekdikti dalam jangka waktu 6 bulan atau 8 november mendatang.

Humas UIT Zulkarnain mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki semuanya enam bulan yang lalu. Zulkarnain membantah jika ada jurusan yang tidak terakreditasi.

"Kami sudah berbenah sejak 6 bulan lalu. Dan untuk jurusan di UIT yang katanya belum terakreditasi yang benar itu sedang reakreditasi bukan belum terakditasi, jadi butuh proses untuk mengakreditasi," tegas Zulkarnain.

Selain itu, Zulkarnain menjelaskan, pihaknya sudah beberapa kali meminta kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi  menurunkan tim untuk memeriksa UIT.

"Sudah tiga kali kami minta tim LLDIKTI turun tetapi tidak dijawab. Malah diberikan ancaman surat untuk dicabut dan verifikasi data mahasiswa aktif untuk dipindahkan. Ini tidak adil. Kami sudah perbaiki malah diberlakukan seperti ini. Makanya kami yakin tidak akan ditutup, " katanya.

Kalau pun nanti, Dikti benar-benar menurunkan surat pencabutan perguruan tinggi untuk UIT, Zulkarnain menegaskan akan membawanya ke jalur hukum.

"Kami akan menuntut LLDikti kalau memang UIT dicabut, karena kami telah dizolimi kalau begini," tutupnya.