Rabu, 17 Oktober 2018 12:31 WITA

Pencabutan Izin Perguruan Tinggi, UIT: Kami Dizalimi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Nur Hidayat Said
Pencabutan Izin Perguruan Tinggi, UIT: Kami Dizalimi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Universitas Indonesia Timur (UIT) terancam ditutup. Itu menyusul adanya isu pencabutan izin perguruan tinggi dalam jangka waktu 20 hari ke depan.

Pencabutan izin perguruan tinggi karena UIT dianggap melanggar dan tidak layak sebagai perguruan tinggi swasta (PTS). 

Hal itu membuat pihak UIT geram. Humas UIT, Sulkarnain Hamson, mengatakan UIT telah dizalimi dan mendapatkan perlakuan diskriminasi.

Menurutnya, jika UIT memiliki pelanggaran atau harus memenuhi beberapa persyaratan, maka harusnya Kemenristek Dikti turun tangan untuk memberikan pembinaan kepada UIT.

"Sudah dua bulan kami menunggu tim yang dijanjikan turun. Bukannya menurunkan tim malah mengancam. Kalau hanya sekadar wacana saja bahwa ada pelanggaran silakan periksa kembali. Dan, yang kami tunggu pembinaan bukan penzaliman," ujar Sulkarnain Hamson, kepada Rakyatku.com, Rabu (17/10/2018).

Ia pun meminta dengan tegas kepada Menristek Dikti menurunkan tim untuk memverifikasi bila memang UIT memiliki pelanggaran.

"Kami tak suka dengan gaya sensasi. Kami minta tim turun periksa. Jangan hanya umbar wacana ada pelanggaran tetapi tidak pernah turun verifikasi," tuturnya.

Loading...

"Kami disuruh membenahi data tetapi pangkalan data kami ditutup. Katanya mau membina tetapi bukannya mengarahkan, malah mengumbar di media. Itu bukan pembinaan tetapi penzaliman," katanya. 

Sulkarnain mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan jawaban atas perlakuan diskriminatif terhadap UIT selama ini. "Kami sudah persiapkan langkah sesuai ketentuan undang-undang jika mereka tidak memperhatikan prosedur dalam mengeluarkan sanksi," tuturnya. 

Ia menambahkan, UIT sudah menyusun tim yang akan diutus ke Kemenristek Dikti untuk memberikan penjelasan dan melawan pencabutan izin pendirian perguruan tinggi UIT. 

"Tim hukum kami terdiri dari Forum Advokasi Dosen dan LBH Universitas sudah mengeluarkan telaah hukum yang akan kami bawa ke menteri. Bersama itu turut serta memberi pernyataan sikap 35 elemen UIT ditambah masyarakat sekitar kampus intinya menolak rencana pencabutan izin UIT," bebernya.

"Dan jangan lupa ada 3.146 mahasiswa 700 dosen dan karyawan yang bekerja setiap hari di UIT," tutupnya.

Loading...
Loading...