Senin, 01 Oktober 2018 12:39 WITA

Mahasiswa PGSD FKIP Unismuh Ikut Pertukaran Pelajar di UAD

Editor: Andi Chaerul Fadli
Mahasiswa PGSD FKIP Unismuh Ikut Pertukaran Pelajar di UAD

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar melepas 22 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa melalui Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Senin (1/10/2018).

Seperti diketahui, program tersebut merupakan Hibah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Dalam hal ini, FKIP Unismuh menggandeng Universitas Ahmad Dahlan sebagai mitra untuk pelaksanakan program Tersebut.

Dekan FKIP Unismuh, Erwin Akib memberikan arahan, serta mengingatkan mahasiswa, agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

"Tetap jaga nama almamter dan harus lebih banyak memperoleh nilai manfaat dengan program pembelajaran yang tentu kulturnya berbeda," kata Erwin, saat pelepasan di halaman Gedung FKIP Unismuh.

Erwin juga menuturkan, program pertukaran pelajar ini sebagai salah satu bentuk penerapan teknologi dalam pembelajaran. Dimana, sistem pembelajaran pada program pertukaran ini menggunakan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). 

"Ini sebagai langkah penerapan teknologi dalam pembelajaran dan mahasiswa yang ikutpun tidak perlu khawatir dengan perkuliahan yang tidak diikuti disini karena akan ada sistem transfer kredit dari kampus mitra (UAD)," ungkap Erwin.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Prodi PGSD FKIP Unismuh, Aliem Bahri mengungkapkan, 22 mahasiswa yang ikut dalam program tersebut telah lolos tahap seleksi.

"Kami melakukan seleksi internal dulu dan kesemuanya adalah mahasiswa semester 5," kata Aliem.

Ia menjelaskan, program ini akan berlangsung selama kurang lebih 2 bulan di UAD akan mengikuti 1 mata kuliah (metodologi penelitian) secara tatap muka. 

"Setelah itu, mereka akan kembali lagi ke Unismuh namun tetap akan melanjutkan perkuliahan di UAD secara daring sampai selesai program semester sehingga yg memberi nilai adalah dosen di kampus mitra," terangnya.