Sabtu, 22 September 2018 14:14 WITA

Padukan Waka-waka dan Kecak, MKH Jadi Perhatian pada Dies Natalis Poltekpar

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Padukan Waka-waka dan Kecak, MKH Jadi Perhatian pada Dies Natalis Poltekpar
Penampilan mahasiswa MKH pada perayaan dies natalis Poltekpar, Sabtu (22/9/2018).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Mahasiswa program studi Manajemen Konvensi dan Perhelatan (MKH) jadi pusat perhatian pada perayaan dies natalis ke-27 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar.

Mereka menghibur dengan paduan tari tradisional dan modern. Aksi mereka berhasil membuat semua penonton beranjak dari tempat duduknya. 

Koreografer, Moch Fauzan JRK mengatakan, mahasiswa Poltekpar Makassar,  khususnya prodi Manajemen Konvensi dan Perhelatan (MKH) dituntut untuk menjadi kreatif. 

"Kami dituntut untuk kreatif, bagaimana menggabungkan beberapa unsur agar memberikan yang terbaik," tuturnya.

Tarian pertama yang ditampilkan adalah tari kecak. Tari dari Bali ini sudah dikenal di kancah internasional. Mereka juga lihai memainkan tarian dengan lagu dari Shakira, Waka-waka. 

Loading...

"Juga dikombinasi dengan unsur senam merakyat Tobelo dan Maumere," kata Fauzan.

Mahasiswa semester VII tersebut mengaku, untuk memberikan yang terbaik, salah satu kendalanya adalah mengumpulkan juniornya untuk latihan serta harus membagi waktu antara kepanitian dan melatih junior-juniornya.

"Kami latihan selama dua pekan. Susah untuk mengumpulkan adik-adik ini karena mereka ada yang kerja dan banyak tugas lainnya. Sehingga saya harus mengambil hari Sabtu atau Minggu untuk melatih mereka supaya mereka dapat power. Pernah kita latihan sampai jam satu malam," ungkapnya.

"Allhamdullilah saya bangga sekali dengan penampilan mereka yang mampu menyatukan semua prodi, dosen, bahkan direktur Poltekpar juga ikut bergoyang, " pungkasnya. 

Loading...
Loading...