Jumat, 14 September 2018 22:32 WITA

Unhas Luncurkan 15.500 Keping Smart Card untuk Mahasiswa

Editor: Nur Hidayat Said
Unhas Luncurkan 15.500 Keping Smart Card untuk Mahasiswa

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kartu pintar (smart card) berbasis chip resmi diluncurkan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Jumat (14/9/2018). Ada 15.500 keping kartu pintar yang didistribusikan untuk pegawai dan mahasiswa Unhas.

Smart card tang diluncurkan di Unhas ini merupakan produk hasil penelitian empat perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Konsorsium Smart Card Indonesia. Keempat PTN itu adalah Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Institute Teknologi Bandung, dan Universitas Telkom.

Wakil Konsorsium Smart Card Indonesia, Aswhin Sasongko Sastrosubroto, mengatakan kartu pintar ini pertama kali digagas pada 2016 oleh empat pergururuan tinggi bersama lima partner industri. Penelitian konsorsium ini kemudian didanai oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

"Saya kira ini penting sekali, sebab selama ini seluruh smart card di Indonesia chipnya berasal total dari luar negeri dan kita tidak tahu apa yang ada di dalamnya. Ini pertama kali smart card dengan chipnya dibuat di Indonesia. Sehingga kita tahu persis apa yang ada di dalamnya," kata Aswhin.

Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu, mengatakan kartu pintar tersebut adalah karya besar yang berbasis riset yang melibatkan berbagai dosen dan mahasiswa dengan berpatner dengan industri. 

Ia menambahkan kartu berbasis chip ini sangat penting dan menjadi kebutuhan mutlak karena memuat berbagai data. Jika data chip masih dibuat pihak luar maka rahasia kita dan negara ini bisa diketahui dan dimanfaatkan orang luar. 

"Karena itu, saya berharap smart card ini betul-betul akan jadi single card yang dimanfaatkan untuk kebetuhan pelayanan akademik, mahasiswa, dan pelayanan suporting lainnya," kata Dwia.

Dalam kegiatan peluncuran kartu pintar ini, Dwia secara simbolis menyerahkan kartu cerdas tersebut kepada sejumlah wakil mahasiswa dari beberapa fakultas yang menandakan smart card sudah siap diserahkan kepada mahasiswa.

Dwia dan Hotmatua Daulay langsung menguji coba kartu pintar tersebut di mesin card reader yang telah disiapkan untuk menunjukkan penggunaan kartu itu pada peserta acara yang hadir.