Minggu, 29 Juli 2018 14:56 WITA

STIE Pelita Buana Makassar Kembali Cetak 127 Sarjana Ekonomi Baru

Editor: Nur Hidayat Said
STIE Pelita Buana Makassar Kembali Cetak 127 Sarjana Ekonomi Baru

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Buana kembali mencetak sarjana ekonomi baru.

Wisuda angkatan VII sebanyak 127 orang itu dilaksanakan di Hotel Clarion Makassar, Minggu (29/07/2018).

Dalam kesempatan itu, Ketua STIE Pelita Buana, Andi ArdaSanti menyampaikan ucapan selamat kepada para alumni yang telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik.

“Wisuda angkatan VII diikuti sekitar 127 sarjana yang terdiri dari prodi akuntansi 27, prodi managemen 89. Alhamdulillah selesai dengan baik,” kata Andi Arda.

Ia menjelaskan, STIE Pelita Buana mempunyai visi dan misi bagaimana bisa menciptakan sumber daya manusia yang andal di bidangnya, berdaya saing tinggi, serta mampu bersaing dengan perguruan tinggi yang ada.

Selain itu, kata dia, STIE Pelita Buana memiliki tenaga pengajar  atau dosen dengan kualifikasi doktor dan beberapa dosen akan melanjutkan pendidikan ketingkat doktor.

Perhatian khusus diberikan kepada tenaga pendidik agar nantinya para mahasiswa bisa bersaing  dan bila perlu para alumni bisa terserap dengan lapangan kerja bila perlu para alumni ciptakan lapangan kerja.

“Ada beberapa dosen kita yang akan kuliah megambil gelar doktor baik di makassar maupun diluar makassar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua yayasan Stie Pelita buana andi Syahrul Makkuradde juga senantiasa bersenergi dengan pemerintah guna peningkatan Dosen Handal dan memberi pelayanan tridharma,membangun reputasi proses belajar dan mengajar,membangun sarana dan prasarana kampus.

“Kita berharap para alumni bisa berguna bagi agama nusa dan bangsa,” harapnya.

Ia menuturkan, pada hakekatnya pendidikan merupakan satu jalan mencapai kesejahteraan, namun kesejahteraan itu harus berguna bagi diri sendiri dan masyarakat.

Namun yang lebih penting, kata Syahrul, yakni bagaimana alumni menyeimbangkan antara ilmu dengan agama agar bisa berguna bagi bangsa dan negara.

"Menuntut ilmu pengetahuan lebih tinggi tentunya tidak terlepas dari support orang tua yang telah bersusah payah menyiapkan dana untuk biaya selama menuntut ilmu, olehnya itu tidak ada kata lain selain bertekat untuk bekerja dan bila perlu menciptakan lapangan kerja kedepannya," jelasnya.

Berita Terkait