Minggu, 15 Juli 2018 19:57 WITA

Mahasiswa Unismuh Temukan Formula Penghancur Limbah Plastik

Penulis: Nurhikmah
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mahasiswa Unismuh Temukan Formula Penghancur Limbah Plastik

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Yusria melakukan penelitian dengan judul Uji Efektifitas Ngengat Lilin (Galleria Mellonella) terhadap Polimer Polietilena dalam Upaya Degredasi Limbah Plastik. 

Uji coba ini digelar dalam rangka mengikuti  Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dalam bidang penelitian. Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti guna memberi ruang untuk para mahasiswa menunjukkan kreativitasnya. 

PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasisiwa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang tinggi. 

Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang cendekiawan, wirausahawan serta berjiwa mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni. 

"Tujuan dari penelitian yang kami lakukan adalah untuk membuktikan keefektifan larva ngengat lilin atau Galleria Mellonella dalam mendegradasi limbah plastic pada berbagai jenis polimer plastic. Latar belakang peneliti melakukan penelitan karena penggunaan plastik mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun," kata Yusria.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Olefin dan Plastik Indonesia (Inaplas), Budi S Sadiman dalam halaman resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, konsumsi plastik di Indonesia diproyeksikan meningkat sekitar 22,58% dari tahun sebelumnya. 

Mengingat konsumsi plastik yang terus meningkat serta bahan penyususn plastik sulit terurai di tanah menjadikan limbah yang dihasilkannya akan mengalami penumpukan dan terus menerus akan mencemari lingkungan.

Larva ngengat lilin (Galleria mellonella) merupakan larva yang dikenal sebagai hama pada sarang lebah. Seorang peneliti dari Spanyol, Bombelli Paolo dalam publikasi Current Biology pada tahun 2017 menemukan potensi larva lebah ngengat lilin dalam memecah polimer polietilena. 

Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian serupa untuk menguji dan membuktikan efektivitas larva ngengat lilin (Galleria mellonella) dalam memecah polimer plastik polietilena (PET) dan polimer plastik lainnya (PET, HDPE, PVC, LDPE,  PP, PS, Other (O).

Dari ketujuh jenis plastic tersebut didapatkan bahwa presentasi nya adalah persen, HDPE (High-density Polyethylena) sebanyak 0,1679 persen, PVC (Polyvinly chliride) 7,5162, LDPE (Loe-density chloride) sebanyak 3,1496 persen, PP (Polypropylene) sebanyak 14, 1561 persen, PS (Polystrene) sebanyak 0,1141 persen, (O) Other sebanyak 0,9107 persen yang terdapat dalam limbah plastik. 

Dari hasil yang telah didapatkan, ketujuh jenis plastic ini, yang mengalami penurunan berat adalah jenis plastic PP (Polypropylene) sebanyak 14, 1561 persen.