Sabtu, 14 Juli 2018 15:39 WITA

2018, Pendaftar Maba UMI Meningkat 25 Persen

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
2018, Pendaftar Maba UMI Meningkat 25 Persen
Pejabat lingkup UMI didampingi Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Dr Hawignyo saat melakukan pemantauan tes calon mahasiswa baru UMI. 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pendaftaran calon mahasiswa baru (maba) tahun 2018 Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengalami peningkatan 25 persen, dibandingkan tahun lalu. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Penerimaaan Mahasiswa Baru UMI, Prof Syahnur Said dalam rapat senat yang digelar di Kampus II UMI, Sabtu (14/7/2018).

Diketahui, tahun ini pendaftar UMI mencapai 9.987 orang. Sementara kuota yang disediakan pihak UMI tahun ini hanya 4.500 kuota. Para pendaftar tersebut harus bersaing ketat merebut kursi mahasiswa tersebut melalui seleksi. Seleksi masuk tersebut dilaksanakan hari ini, 14 Juli 2018.

"Kita menggunakan 183 ruangan yang tersebar pada 121 fakultas dan melibatkan 350 orang pengawas untuk tes seleksi masuk hari ini," kata Prof Syahnur Said.

Ia menjelaskan, seleksi masuk UMI yang berlangsung hanya sehari itu hasilnya akan diumumkan pada 21 Juli mendatang. Terkecuali bagi pendaftar di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMI. Kedua peminat fakultas tersebut akan melanjutkan tes tahap kedua pada tanggal 26 - 27 Juli 2018.

"Pengumumannya tanggal 21 Juli. Kecuali untuk FK dan FKG. Mereka akan melanjutkan tes di tanggal 26-27 Juli. Nanti melalui tes ini, apabila lulus baru dinyatakan sebagai mahasiswa baru," imbuhnya.

Kata dia, tes pertama bagi pendaftar di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMI berbeda dari fakultas lainnya. Dimana, tes tahap pertama menggunakan tes Computer Based Test (CBT). Hal itu dilakukan untuk menghindari penggunaan jasa joki.

"Dua tahun lalu memang kita kecolongan ada joki. Makanya model tesnya kita perbaiki dan mulai tahun lalu kita gunakan CBT. Sebelum masuk ruangan pun mereka kita geledah di ruang khusus untuk memastikan tidak ada kecurangan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Muh Mokhtar Noer Jaya menjanjikan jika kuota mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran UMI akan ditambah. Hal ini dikarenakan fasilitas sudah lengkap dan juga dosen sudah cukup.

"Secara keseluruhan kita akan menerima 4.500 mahasiswa baru. Untuk Kedok kita terima 300 orang dari sebelumnya 179," ucapnya.