Sabtu, 30 Juni 2018 23:33 WITA

Sistem IT PPDB Sulsel Diserang Hacker

Editor: Fathul Khair Akmal
Sistem IT PPDB Sulsel Diserang Hacker
Kadisdik Sulsel, Irman Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengungkapkan sistem IT Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 diserang Hacker. 

None sapaan akrab Irman Yasin Limpo mengatakan, sebanyak 7 juta sampah yang coba dimasukkan kedalam E-panrita untuk merusak proses PPDB 2018 yang sementara berlangsung. 

Namun, hacker tersebut tidak sanggup menembus e-panrita Disdik Sulsel yang sudah dilindungi dengan empat server. Katanya, Hacker tersebut hanya mampu menembus sampai di www.sulselprov.go.id

Sebab, e-panrita merupakan sub domain dari www.sulselprov.go.id yang merupakan domain resmi Pemprov Sulsel. Untuk itu yang diserang adalah domain utama website Pemprov Sulsel saja.

"Karena mereka atau hacker tersebut tidak mampu menembus e-panrita maka kita jamin data base yang diinginkan oleh hacker tersebut masih aman sampai sekarang," ujar None. 

Mantan kepada BKPMD Sulsel ini menjelaskan, Hacker tersebut sudah mulai menyerang atau mencoba masuk ke sistem e-panrita saat proses PPDB 2018 mulai berjalan dua hari. 

"Tapi mereka tidak sanggup masuk karena kita sudah lindungi, mereka hanya bisa sampai di pintunya. Tapi kami akui proses penginputan data berjalan lambat karena pengaruh hacker tersebut," tuturnya. 

Akan tetapi akibat dari serangan hacker tersebut, untuk SMA ada sebanyak 145.656 pendaftar, dan 6.672 pendaftar yang punya data tidak valid. Sementara jenjang SMK dari 19.634 pendaftar terdapat 3.190 tidak valid. "Yang tidak valid ini akan kita verifikasi ulang dalam jangka waktu empat hari.  jadi 4 Juli baru kita umumkan," tutupnya.