Sabtu, 30 Juni 2018 15:05 WITA

Sesi Pertama, Seminar FK UMI Bahas Pendarahan Pada Kehamilan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Sesi Pertama, Seminar FK UMI Bahas Pendarahan Pada Kehamilan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Clinical Education Unit (CEU) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menggelar seminar ilmiah, di Auditorium  FK UMI, Sabtu (30/6/2018).

Seminar yang diikuti sekitar 200-an Mahasiswa Program Profesi Dokter (MPPD) ini rutin dilakukan setiap Sabtu, dengan mengangkat tema yang berbeda-beda. Pada sesi pertama membahas pendarahan pada kehamilan muda, yang pandu moderator oleh dr Nurul Fadillah Ali Polanunu. 

Pemateri pertama, dr Anna Sari Dewi, Sp.OG menjelaskan ada beberapa jenis aborsi diantaranya abortus komplet, abortus inkomplet, abortus insipiens, abortus iminens, missed abortion, dan abortus habitualis.

"Abortus yang ditandai dengan embrio atau fetus telah meninggal dalam kandungan sebelum kehamilan 20 minggu dan hasil konsepsi seluruhnya masih dalam kandungan. Seluruh hasil konsepsi telah keluar dari rahim pada kehamilan kurang dari 20 minggu," kata dr Anna.

dr Anna menambahkan, mola hidatidosa merupakan salah satu kelainan pada proses kehamilan, dimana terbentuk massa atau jaringan yang terus tumbuh di dalam rahim pada awal kehamilan. Massa tersebut berbentuk bulat-bulat dan berisi cairan, persis menyerupai buah anggur. Oleh sebab itu kondisi ini disebut juga dengan kehamilan mola atau hamil anggur.

"Ada dua jenis mola hidatodasa partial ada kasus ini ada sebagian plasenta yang normal dan sebagian lagi tidak normal, sehingga terdapat perkembangan janin walaupun tidak sempurna. Sedangkan mola hidatidosa total adalah seluruh plasenta yang terbentuk tidak normal, sehingga tidak ada janin. Yang ada hanyalah sel-sel abnormal seperti buah anggur," jelasnya.