Sabtu, 23 Juni 2018 16:36 WITA

Citizen Report

Mengubah Sampah Plastik Menjadi BBM Berbasis Tenaga Surya

Editor: Mulyadi Abdillah
Mengubah Sampah Plastik Menjadi BBM Berbasis Tenaga Surya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Indonesia darurat sampah. Yah, kalimat ini sangat sesuai menggambarkan kondisi negara kita saat ini. 

Indonesia mendapat prestasi luar biasa sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia, baik di daratan perkotaan, perairan, hingga pulau-pulau terluar. 

Hal inilah yang mendasari TIM PKM-KC Universitas Hasanuddin yang terdiri dari Asrul (Ilmu Kelautan), Muhammad Akbar (Teknik Elektro) dan Syafriman Ali (Ilmu Kelautan) di bawah Bimbingan Dosen FIKP Unhas Ayahanda Banda Selamat membuat Inovasi teknologi yang akan menjadi solusi permasalahan sampah plastik di Pulau 3 T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal).

Menurut Syafriman Ali, sampah plastik akan menjadi bencana jika dibiarkan terus menerus. Namun, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda maka sampah bisa diubah menjadi berkah. 

"Sampah plastik bisa diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) karena pada dasarnya material yang digunakan untuk memproduksi plastik adalah BBM," kata Syafriman.

Asrul menambahkan, inovasi yang dibuat pada alat ini adalah menambah komponen panel surya sebagai sumber energi listrik, menggunakan komponen pemanas listrik sehingga tidak menghasilkan gas buangan dan lebih ramah lingkungan serta model alat yang lebih inovatif sehingga seluruh komponen alat berada dalam satu rangka dan memudahkan mobilisasi alat.

Akbar menimpali, alat ini akan diterapkan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Keunggulan alat ini lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah buangan, efektif dalam mengubah sampah plastik menjadi energi alternatif, menghasilkan eneri listrik dan bahan bakar minyak yang bisa dimanfaatkan masyarakat pesisir untuk kebutuhan sehari-hari.

Alat ini masih dalam tahap pengembangan untuk memaksimalkan kerja alat sehingga bisa lebih efektif, efisien dan menjadi teknologi tepat guna untuk masyarakat 3 T (Tertinggal, Terluar , Terdepan).

Penulis: Akbar

Berita Terkait