Sabtu, 09 Juni 2018 09:40 WITA

Dua Pelajar Bantaeng Wakili Indonesia di ASPC Thailand 2018

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Dua Pelajar Bantaeng Wakili Indonesia di ASPC Thailand 2018

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Dua pelajar asal Kabupaten Bantaeng, Ilma Rasyidah Budi Taufiq dan Rezky Novita Said ditunjuk menjadi salah satu tim yang akan mewakili Indonesia, dalam kompetisi tingkat internasional ASEAN Student Project Competition (ASPC) Thailand 2018.

ASPC merupakan ajang kompetisi karya tulis ilmiah yang diselenggarakan oleh National Science Museum Thailand, yang merupakan agenda tahunan Thailand bagi peneliti muda dari negara–negara ASEAN.

Tahun ini, ASPC diselenggarakan pada tanggal 21-27 Juli 2018, di National Science Museum Thailand, Klong 5, Pathum Thani, Thailand.

Kedua pelajar SMA 1 Bantaeng yang baru saja lulus tahun 2018 ini, sebelumnya mendapat Medali Perak (Silver Medal) dalam ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) tingkat Nasional di Jakarta pada tanggal 23-25 Februari 2018 lalu.

Ilma Rasyidah Budi Taufiq mengatakan, akan ada 3 tim yang diutus dari Indonesia mengikuti ASEAN Student Project Competition Thailand ini.

"Salah satunya tim kami. Kami mewakili Indonesia dalam project science bidang teknologi," ujarnya, Sabtu (9/6/2018). 

Dalam ajang ASPC Thailand 2018 ini, Ilma dan Rezky bakal mempersentasikan hasil penelitiannya, yakni BCL (Bioplastik Chrysalidocarpus Lutescens).

"Bioplastik Chrysalidocarpus Lutescens sebagai peredam radiasi elektromagnetik telepon seluler untuk mencegah penyakit alzheimer," jelas Ilma.

"Semoga produk kami ini bisa kami kembangkan agar bisa digunakan bagi orang banyak," pungkasnya.

Dirinya pun meminta dukungan bagi para pihak serta masyarakat, karena pihaknya masih terkendala dalam hal biaya ke berangkatan ke Thailand. 

"Kami masih membutuhkan bantuan dalam bentuk dana, untuk keberangkatan kami dalam lomba project kami. Karena lomba ini dalam bentuk pameran produk," harapnya.