Jumat, 01 Juni 2018 18:41 WITA

Anda Pendaftar Dosen Tetap non-PNS Unhas? Lihat Nama Anda di Sini

Editor: Aswad Syam
Anda Pendaftar Dosen Tetap non-PNS Unhas? Lihat Nama Anda di Sini
Prof Nasaruddin Salam. Sumber: Unhas.ac.id

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ada 626 pelamar dosen tetap non-PNS Universitas Hasanuddin (Unhas) yang dibuka pada 17-30 Mei 2018 lalu. Dari ratusan pelamar dosen ini, Unhas hanya akan mengumumkan 20 nama yang diterima. 

Ketua panitia seleksi penerimaan dosen tetap Unhas Non-PNS, Prof Nasaruddin Salam mengatakan, dari 626 pendaftar tersebut, hanya ada 462 pelamar yang mengirimkan berkas pendaftaran yang lengkap. Dari hasil seleksi ini, sebanyak 368 pelamar dinyatakan lulus berkas, dan berhak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Sementara 94 pelamar dinyatakan tidak memenuhi persyaratan berkas.

"Ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang pelamar tidak lulus berkas. Misalnya, memiliki kualifikasi ijazah yang tidak sesuai dengan formasi yang tersedia," ujar Nasaruddin. 

Selain faktor itu, ijazah lulusan luar negeri yang belum disetarakan di Dikti dan juga karena universitas asalnya belum terakreditasi B pada saat pendaftar lulus, menjadi penyebab lain para pelamar tidak lulus berkas. 

Namun, meskipun para pendaftar ada yang berasal dari lulusan kampus luar negeri, Nasaruddin menjamin hal tersebut bukanlah patokan diterimanya para pendaftar.

"Semua kita perlakukan sama, jika yang bersangkutan lulus berkas akan melalui beberapa test, baik Tes Kompetensi Dasar maupun Tes Kompetensi Bidang," imbuhnya.

Hasil seleksi berkas akan diumumkan pada Sabtu, 2 Juni 2018, melalui portal http://bapsi.unhas.ac.id. Bagi pelamar yang lulus berkas, diwajibkan untuk mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang akan berlangsung pada Selasa, 5 Juni 2018, mulai pukul 08.30 di Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea. Hasil TKD akan diumumkan pada 6 Juni 2018.

Setelah itu, Test Kompetensi Bidang (TKB) akan dilaksanakan 7 - 9 Juni 2018.  TKB terdiri atas microteaching (yaitu ujian simulasi mengajar), TOEFL, Test Potensi Akademik (TPA), dan wawancara. 

Prof Nasaruddin Salam mengharapkan, pelamar yang lulus seleksi berkas untuk mengikuti tes selanjutnya dengan seksama.

"TKD mempunyai bobot 40%, sementara TKB memiliki bobot 60%. Jadi, keduanya sama penting. Ini adalah standar seleksi PNS yang kita berlakukan. Karena dosen tetap Unhas non-PNS ini nantinya akan mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan dosen PNS, termasuk bisa menjadi profesor," tutupnya.