Jumat, 01 Juni 2018 12:35 WITA

Bupati Pangkep Bahas Program SPP Gratis di Hadapan Mahasiswa Politeknik se Indonesia

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Bupati Pangkep Bahas Program SPP Gratis di Hadapan Mahasiswa Politeknik se Indonesia

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid berbuka bersama mahasiswa Politeknik se Indonesia, di rumah jabatannya, Kamis (31/5/2018). 

Dalam kesempatan itu, Syamsuddin menyampaikan, bahwa Pangkep memiliki program SPP gratis bagi mahasiswa asal Pangkep.

Di hadapan sekira 150 mahasiswa dari 46 Politeknik Negeri dan Swata yang berkunjung, Syamsuddin menjelaskan, program SPP gratis ini bukan hanya mendapat sambutan baik dari mahasiswa,  namun juga orang tua. 

"Kalau di Pangkep kami programkan pemberian SPP gratis bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di manapun di Indonesia.  Kami sudah dua tahun programkan itu dan responnya orangtua sangat terbantu," kata Syamsuddin.

Pada kesempatan itu, Syamsuddin juga mempersilahkan salah satu dinding di Aula Rujab Bupati untuk dijadikan tempat membubuhkan tandatangan ratusan mahasiswa, yang sedang mengikuti Munas Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se Indonesia di Makassar tersebut.

loading...

"Ini akan kami jaga dan semoga di antara kalian suatu saat datang lagi untuk melihat tandatangan tersebut, mungkin sudah menjadi seorang pejabat," ungkap Syamsuddin.  

Ujang Kurniawan, salah seorang mahasiswa Politeknik Bandung,  mengaku sangat bangga datang ke Pangkep dengan melihat langsung alamnya yang sangat indah. Ia juga simpati dengan program Pemkab Pangkep yang dapat membantu mahasiswa dengan program SPP gratisnya.  

Sementara itu Direktur Politeknik Pangkep, Darmawan menjelaskan, Bupati Syamsuddin sengaja mengundang mahasiswa untuk memperkenalkan dan melihat potensi alam di wilayah ini. Ia berharap agar para mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dapat mengenal alam dan program Pemkab Pangkep.  

"Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, sengaja mengundang kita semua untuk melihat alam Pangkep," terang Darmawan.
 

Loading...
Loading...