Senin, 07 Mei 2018 22:27 WITA

Siap-Siap, Pengawasan SBMPTN 2018 Sangat Ketat

Editor: Aswad Syam
Siap-Siap, Pengawasan SBMPTN 2018 Sangat Ketat
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan digelar serentak di beberapa kota di Indonesia pada Selasa (8/5/2018) besok. Terkhusus di Makassar, panlok 82, sebagai panitia resmi yang menangani tes ini memastikan pengawasan ujian ini akan berlangsung sangat ketat. 

Salah satu keseriusan panitia dalam mengawasi tes tertulis SBMPTN tahun ini, dengan mengerahkan 5.084 pengawas yang disebar di beberapa lokasi tes tertulis yang diikuti oleh para peserta SBMPTN. Kepala Humas UNM, Burhanuddin mengatakan, sampai saat ini soal ujian SBMPTN masih tersegel aman di salah satu ruangan panitia lokal 82. 

"Semuanya bekerja secara profesional. Mulai dari bagian naskah, keamanan, petugas ruangan semuanya harus bertanggung jawab terhadap tugasnya," kata Burhanuddin yang juga merupakan bagian dari panlok 82 kepada Rakyatku.Com, Senin (7/5/2018).

Soal-soal ujian SBMPTN baru akan disebar pada pagi besok, dengan pengawalan dari pihak keamanan termasuk kepolisian. Burhanuddin pun mengimbau kepada seluruh masyarakat bahkan peserta ujian, untuk segera melapor ke bagjan pengamanan jika menemui hal-hal yang mencurigakan. 

"Hal itu harus diantisipasi lebih awal," tegasnya. 

Senada dengan Burhanuddin, Kepala unit Humas dan Protokoler Unhas, Ishaq Rahman menyebut, persiapan panlok Unhas hingga saat boleh dikatakan rampung. Ia juga memastikan bahwa soal-soal ujian SBMPTN tidak mengalami kebocoran. 

"Tinggal besok pagi kita akan mengantar soal ke setiap lokasi, sesaat sebelum pelaksanaan ujian," ujar Ishaq. 

Ishaq menegaskan, untuk menghindari bentuk kecurangan dalam ujian SBMPTN termasuk adanya joki jawaban, pihaknya sudah jauh hari mengadakan sosialisasi ancaman hukuman jika ada yang kedapatan melakukan kecurangan. 

Tahun ini sendiri pendaftar SBMPTN untuk tiga perguruan tinggi negeri (UNM, Unhas, dan Unsulbar) yang ada di Sulselbar berjumlah 51.800 orang, naik sebanyak 7.96 persen dari tahun lalu yang berjumlah 47.982 orang. Unhas masih menjadi perguruan tinggi yang paling banyak dipilih oleh calon mahasiswa dengan 28.460 orang, diikuti UNM sebanyak 19.790 pendaftar, dan Unsulbar sebanyak 2.450 orang. 

Unhas sendiri di tahun ini hanya akan menerima 3.168 mahasiswa dari jalur SBMPTN 2018.